WHAT'S NEW?
Loading...
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan

Buku itu berjudul "Dzikarayaat Laa Mudzakkirat, karya Umar Tilmisani, mursyid ketiga jamaah Ikhwanul Muslimin. Ketika saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, jumlah lembarannya hampir 400 halaman padahal edisi bahasa Arabnya tak lebih 200 halaman. Buku aslinya sudah tidak ada. Saya juga tidak tahu apa buku itu masih dijual di toko buku. Saya menerjemahkannya hanya setahun jelang reformasi 1998, tepatnya pertengahan 1997.

Karena buku aslinya dan edisi terjemahannya sudah tidak ada, ditambah halamannya lumayan tebal, untuk mengingat isinya tentu saja bukan perkara mudah. Tapi ada satu episode yang sangat berkesan bagiku dari auto biograpi itu, yaitu kisah seorang bernama Ahmad Hasan Baquri.

Sosok ini adalah nama kemilau dalam tubuh Ikhwan. Ia pernah jadi wakil mursyid Hasan Al Banna, atau tokoh kedua dalam tubuh Ikhwan. Ia juga nama yang sangat dihormati dalam dunia pengetahuan karena kealiman dan keluasan pengetahuannya, utamanya dalam bidang agama. Beliau adalah doktor syariah. Banyak yang menduga bahwa sepeninggal Hasan Al Banna, ia paling pantas didaulat untuk menjadi penggantinya.

Tapi "kesedihan sejarah" itu pun menjemput beliau. Semua itu bermula ketika Jamal Abdul Nasser, pemimpin revolusi Mesir 1952, menawarkan seluruh portofolio kementerian kepada Hasan Hudhaibi, mursyid Ikhwan saat itu. Nasser terlihat "pasrah" dan ingin agar pemerintahan baru, mulai dari posisi Perdana Menteri sampai level menteri, dipegang anggota ikhwan. Menarik dan sungguh menggiurkan memang.

Tapi Hudhaibi menolak tawaran Nasser itu. Hudhaibi menilai Nasser mau menjebak ikhwan dalam pusaran masalah yang sesungguhnya masalah Nasser pribadi. Nasser, layaknya diktator dimana mana, dikenal suka mencampuri urusan pemerintahan sampai ke hal hal teknis. Karena itu, siapapun yang memegang tampuk pemerintahan akan kerepotan dan kewenangannya menjadi semu. Tapi dihadapan rakyatnya, Nasser tampil mempesona dan berhasil membius mereka dengan ajaran sintesa Islam dan Sosialisme. Nasser memang seorang orator ulung. Tilmisani pun kagum padanya untuk urusan ini. "Saya pernah melihat Nasser bicara dalam nada tinggi dengan mata menyala-nyala selama 4 jam !" catat Umar dalam bukunya itu.

Hudhaibi tidak mau Ikhwan jadi kambing hitam kalau ada apa apa dengan pemerintahan di kemudian hari. Nasser dikenal licik dan sosok yang tidak segan menempuh cara apa saja untuk memuluskan niatnya. Karena itu, Hudhaibi memutuskan dengan tegas melarang semua anggota Ikhwan menerima tawaran jabatan apapun dari Nasser. Tapi keputusan itu tak sepenuhnya disahuti dengan ketaatan. Syeikh Baquri menempuh jalan lain. Ia secara pribadi menerima tawaran itu. Lalu portofilio kementerian agama dan waqaf Mesir dipercayakan kepada Syaikh Baquri.

Kala pagi di hari pelantikannya, Baquri dipanggil menghadap ke Mursyid Hudhaibi. Ketika bertemu, Hudhaibi berkata kepada Baquri, " Anda sudah menerima tawaran Nasser. Sekarang saya ingin mendengar dari anda sikap anda terhadap posisi anda dalam jamaah Ikhwan?" Baquri menjawab,"Saya mengundurkan diri dari dewan pendiri (haihah ta'sisiyah) Ikhwan." "Belum cukup", tukas Hudhaibi. "Saya mengundurkan diri dari maktab irsyad, " jawab Baquri. "Belum cukup, " kata Hudhaibi. "Kalau begitu saya menyatakan keluar dari jamaah Ikhwan," kata Baquri. "Itu jawaban yang saya tunggu dari kamu syeikh, " kata Hudhaibi.

Dan pada siang harinya, saat pelantikan Syeikh Baquri di Istana perwira merdeka Nasser, mursyid Hasan Hudhaibi datang untuk menyampaikan ucapan selamat kepada Syaikh Baquri atas terpilihnya sebagai menteri waqaf Mesir yang baru.

Ust. Suryadarma
https://www.facebook.com/surya.darma.731135

oleh: Anis Matta, Lc

“Aku bisa berdoa kepada Allah untuk menyembuhkan butamu dan mengembalikan penglihatanmu. Tapi jika kamu bisa bersabar dalam kebutaan itu, kamu akan masuk surga. Kamu pilih yang mana?”

Itu dialog Nabi Muhammad SAW dengan seorang wanita buta yang datang mengadukan kebutaannya kepada beliau, dan meminta didoakan agar Allah mengembalikan penglihatannya. Dialog yang diriwayatkan Imam Bukhari dari Ibnu Abbas itu berujung dengan pilihan yang begitu mengharukan: "Saya akan bersabar, dan berdoalah agar Allah tidak mengembalikan penglihatanku."

Beliau juga bisa menyembuhkan seperti Nabi Isa, tapi beliau menawarkan pilihan lain: bersabar. Sebab kesabaran adalah karakter inti yang memungkinkan kita survive dan bertahan melalui seluruh rintangan kehidupan. Kesabaran adalah karakter orang kuat. Sebaliknya, tidak ada jaminan bahwa dengan bisa melihat, wanita itu akan bisa melakukan lebih banyak amal saleh yang bisa mengantarnya ke surga. Tapi di sini, kesabaran itu adalah jalan pintas ke surga. Selain itu, penglihatan adalah fasilitas yang kelak harus dipertanggungjawabkan di depan Allah, karena fasilitas berbanding lurus dengan beban dan pertanggungjawaban. Ada manusia, kata Ibnu Taimiyah, lebih bisa lulus dalam ujian kesulitan yang alatnya adalah sabar ketimbang ujian kebaikan yang alatnya adalah syukur.

Nabi Muhammad juga berperang seperti Nabi Musa. Bahkan Malaikat Jibril pun pernah meminta beliau menyetujui untuk menghancurkan Thaif. Tapi beliau menolaknya. Sembari mengucurkan darah dari kakinya beliau malah balik berdoa: "Saya berharap semoga Allah melahirkan dari tulang sulbi mereka anak-anak yang akan menyembah Allah."

Muhammad bisa menyembuhkan seperti Isa. Juga bisa membelah laut seperti Musa. Bahkan bulan pun bisa dibelahnya. Muhammad punya dua jenis kekuatan itu: soft power dan hard power. Muhammad mempunyai semua mukjizat yang pernah diberikan kepada seluruh Nabi dan Rasul sebelumnya. Tapi beliau selalu menghindari penggunaannya sebagai alat untuk meyakinkan orang kepada agama yang dibawanya. Beliau memilih kata. Beliau memilih narasi. Karena itu mukjizatnya adalah kata: Al-Qur'an. Karena itu sabdanya pun di atas semua kata yang mungkin diciptakan semua manusia.

Itu karena narasi bisa menembus tembok penglihatan manusia menuju pusat eksistensi dan jantung kehidupannya: akal dan hatinya. Jauh lebih dalam daripada apa yang mungkin dirasakan manusia yang kaget terbelalak seketika menyaksikan laut terbelah, atau saat menyaksikan orang buta melihat kembali.


Setiap langkah berbekal keimanan
Penuhi seruan Alloh
Tegakkan panji keagungan Islam
dinaungi Al-Qur'an

Jiwa raga tlah dibeli Alloh
Dengan keindahan jannah
Tak silau kemegahan dunia
Tiada kan terhina

Takbir meninggi
Membumbung bumi
Sambut cahaya Illahi
Relakan diri cinta sejati
Syahid cita tertinggi

Reff:
Jalannya yang panjang
Dan penuh rintangan
Rijalnya yang berbatas bilangan
Sifat perjuangan

Tetaplah gigih berjalan
Genggam kebenaran
Jelanglah perjalanan cahaya
Sambut kemenangan

Judul Nasyid : Perjalanan Cahaya
Artist : Nuansa
Album : Perjalanan Cahaya


Oleh : Imam Rohani, ST. MT

Kelebihan adalah sesuatu yang luar biasa yang melampaui hal yang biasanya, kepantasan adalah segala sesuatu yang sesuai dengan kaidah ilahiyah dan kaidah alamiah. Umumnya semua kelebihan ada tingkat kepantasan di dalam diri orang-orang yang telah mencapainya. Mereka memiliki tingkat kepantasan itu dalam kelas yang berbeda, sesuai dengan tingkat kemajuan dan kelebihannya. Semua orang ingin memiliki kelebihan, namun kelebihan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu saja yang telah memenuhi syarat kepantasannya. kelebihan adalah milik minoritas di dalam masyarakat, sementara kepantasan adalah milik mayoritas orang-orang. Untuk mencapai dan mendapatkan kelebihan tersebut, setidaknya ada empat jenis kepantasan :

1. Spekulasi kepantasan

Tindakan yang bersifat untung-untungan, tidak di rencana tapi yakin dan mengharap hasilnya, dugaan yang tidak berdasarkan kenyataan. Kelebihan akan sulit diperoleh dengan cara spekulasi kepantasan, dengan melakukan sedikit tindakan mengharapkan hasil yang besar, dan berharap mendapatkan keajaiban, laksana  mimpi kejatuhan bintang.

2. Sekedarnya kepantasan

Sekedarnya kepantasan adalah tindakan yang dilakukan sekedarnya, atau kualitas dan tindakan yang dilakukan untuk mengharapkan dihormati dan dirayakan. Tindakan yang dilakukan atas dasar dorongan akan sanjungan dan pujian. Sekedarnya kepantasan akan sulit bertahan, konsisten dengan kelebihan, ia mudah kecewa jika tidak ada yang menyanjung atau terbentur dengan masalah.

3. Mayoritas kepantasan

Mayoritas kepantasan adalah suatu tindakan yang sudah biasa dilakukan manusia pada umumnya, seperti jika kita lapar maka kita makan, jika haus kita minum dan seterusnya. Nilai atau karakter yang sudah lazim di masyarakat, ia akan memiliki standar kepunyaan yang sama dengan kebanyakan orang. Sehingga mayoritas kepantasan akan sulit meraih kelebihan. Karena ia masih tidak mau bergeser dari zona nyaman. Don't expect different results if you're still doing the same thing. (Jangan mengharapkan hasil yang berbeda jika masih melakukan hal yang sama).

4. Totalitas kepantasan

Tidak pernah ada kerugian bagi orang yang totalitas dan bersungguh-sungguh dalam tindakannya, karena meskipun gagal dari usaha yang dilakukan pasti ada kebanggaan tersendiri, ia tidak membutuhkan sensibilitas umum ataupun prestise. Baginya tidak ada kata gagal sebenarnya, yang ada hanyalah terlalu cepat menyerah. Setiap apa yang diimpikan akan terwujud, hanya saja kapan terwujudnya adalah soal waktu, dan itu ditentukan oleh seberapa besar kita berusaha. Totalitas kepantasan akan menghasilkan kelebihan yang sempurna, sehingga Allah, Rasulnya dan orang-orang yang beriman memberi penghormatan besar kepadanya. “Dan Katakanlah: “Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu.” (At-Taubah : 105).

Burungpun terbang pagi-pagi untuk mencari makan, karena kalau dia terbangnya kesiangan, makanannya sudah habis. Semua kelebihan memiliki standar kepantasannya, dan Allah akan memberikan kelebihan kepada kita setelah kita memenuhi syarat-syarat kepantasannya, sesuai dengan tingkatannya.

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya (memikulnya), dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil. ”(An Nisaa : 58)

Wallahu A’lam bishshawab.


Penulis :
IMAM ROHANI, ST. MT

Email : imamrhnmt@gmail.com
Pendidikan: Alumni S2 Unhas
Jabatan : Pengurus DPW PKS Sulawesi Selatan

Ketika simpati demi simpati kau terima, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan kesombongan…
‪Ketika kemenangan demi kemenangan kau raih, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelalaian…
‪Ketika harapan demi harapan dibebankan ke pundakmu, tundukkan kepalamu, juga hatimu…. hati-hati dengan kelengahan…
‪Ketika apresiasi demi apresiasi dialamatkan kepadamu, tundukkan kepalamu, juga hatimu… hati-hati dengan ketergelinciran…
‪Ketika ujian demi ujian dapat kau lalui, tundukkan kepalamu, juga hatimu… Jangan abaikan evaluasi terhadap berbagai kekurangan dan kekeliruan….
‪Ketika tugas-tugas berat semakin mendekatimu, hendaknya engkau semakin dekat dengan Tuhanmu…
‪Ketika tanggung jawab di pundakmu semakin besar, hendaknya engkau semakin serahkan kekuatanmu kepada Tuhanmu…
‪Ketika semua pandangan mulai tertuju kepadamu, ingatlah pandangan Tuhanmu yang tak putus kepadamu…

‪Betapa banyak orang yang tabah dengan kekalahan, namun jatuh dalam kemenangan…
‪Betapa banyak orang yang bertahan dalam kesempitan, namun tergelincir dalam kelapangan…
‪Betapa banyak orang yang ikhlas mengawali perjuangan, namun penuh perhitungan saat menggapai kejayaan…
‪Selamat untuk sebuah kemenangan, terus rapatkan barisan, ayomi semua kalangan dengan Allah sebagai tujuan…

sumber : http://www.mahfudzsiddiq.com/2013/04/taushiah-kemenangan.html



@susysmita : Bunda 6 orang Mujahid-Mujahidah yang berbekal Semangat dan Sabar utk selalu Berjuang| Office: Bidpuan DPW PKS Sulsel



Alhamdulillah.. Cinta karena Allah.. Telah mengikat 'hati-hati' ini walau terpisah ribuan km #CintaKerjaHarmoni

Dan karena 'Cinta' ini pula.. Tubuh-tubuh ini rela bekerja tanpa jeda tuk sebuah Cita Besar Harapan Ummat #CintaKerjaHarmoni

Dan krn 'Cinta' ini pula Jalan panjang Perjuangan penuh onak duri ini sabar tuk dilalui.. Krn tau akan Indah pd akhirnya #CintaKerjaHarmoni

'Cinta' ini pula yang melahirkan Kerja-kerja Besar sepanjang Masa.. Walau tanpa Pujian dan penuh Cercaan #CintaKerjaHarmoni

Dan dengan 'Cinta' ini..Biarlah tapak kaki-kaki kami menjadi saksi bahwa Kami Cinta Negri ini #CintaKerjaHarmoni

Sehingga dengan 'Cinta' ini tak perlu mereka takut akan Kami yg ingin mjadikan Negri ini 'Rumah Besar Harapan' #CintaKerjaHarmoni

Kami ingin dengan 'Cinta dan Kerja' ini dapat merajut Harmoni Anak-Anak Bangsa.. Berlayar bersama menuju 'Pulau Harapan' #CintaKerjaHarmoni

Semoga waktu khan membuktikan Betapa besar 'Cinta' Kami Padamu Indonesia #CintaKerjaHarmoni

  "Menikmati Demokrasi Tanpa Sadar"

oleh @hafidz_ary


"Demokrasi yg kau nikmati skrg ini lahir dari rahim zionisme" | nyeriii katanya | menarik untuk dibahas..

  1. Semua org -baik yg menerima demokrasi atau anti demokrasi- sebenernya menikmati demokrasi .
  2. Bicara 'anti demokrasi' jelas mustahil di suasana negara yang 'anti demokrasi'. Bicara anti demokrasi justru hanya mungkin di alam demokrasi.
  3. Kebaikan dan keburukan sama2 menikmati buah demokrasi.
  4. Sy gak mau debat, mau monolog aja ah. biar gak ribut.
  5. Bicara anti pancasila justru hy bisa di era demokrasi. Bicara tegakkan khilafah atau syariah justru hanya bisa di era demokrasi.
  6. Demonstrasi propaganda syariah atau khilafah justru jd sangat bisa dilakukan di alam demokrasi. Kita semua menikmati demokrasi.
  7. Istri sy cerita, saat ikhwah2 tarbiyah dg KAMMI nya itu demo menggulingkan suharto, justru kelompok lain nyinyir dan mengharamkan demo.
  8. Tapi ketika KAMMI bersama elemen lain berhasil menggulingkan suharto dan mengantarkan keterbukaan, kelompok2 ini juga menikmati keterbukaan.
  9. Zaman orde baru, khatib yg mau khutbah jum'at harus melaporkan materinya ke koramil. Boro2 ngomongin khilafah dan syariah.
  10. Semua gerakan islam yg 'anti demonstrasi' berhutang besar pada @fahrihamzah dkk. Beliau jd jalan keterbukaan da'wah.
  11. Semua harokah berhutang budi pada tokoh2 mahasiswa yg siap serahkan nyawanya untuk harga kebebasan.
  12. Bang @fahrihamzah ketua KAMMI pertama, organisasi mahasiswa paling penting dalam gerakan penggulingan suharto, lokomotif keterbukaan.
  13. Alhamdulillah, jamaah tarbiyah (sekarang PKS) bukan skedar penikmat kebebasan da'wah. Tapi kebebasan ini kami rebut sendiri.
  14. Kebebasan da'wah ini kami rebut sendiri dg mengguligkan rezim otoriter, dg darah dan keringat kami sendiri, bukan orang lain.
  15. Dan siapakah tokoh dibalik pendirian KAMMI? ustadz Mahfudz Sidik dan Agus Nurhadi.
  16. Ada yang kemudian menikmati kebebasan da'wah buah demokrasi ini tapi kemudian mencela demokrasi, padahal tidak pernah keringetan.
  17. Mereka gak keringetan, gak berdarah2 untuk mendapatkan kebebasan da'wah yang mereka nikmati sekarang.
  18. Hari ini kita bisa teriak2 tentang apapun dari kebaikan, sesuatu yg tdk bisa dilakukan di era rezim otoriter orde baru.
  19. Ada efek negatif dari ini, kebatilan juga memiliki kebebasannya. Tapi inilah ruang pertarungannya.
  20. Salah satu buah demokrasi adalah selesai DOM di aceh. Masy Aceh bisa menentukan nasibnya sendiri.
  21. Kemerdekaan itu harus kita rebut, bukan berharap otomatis kita terima.(Membayangkan ada yang teriak2 tegakkan syariah dan khilafah islam di depan istana di zaman Suharto plus bilang pancasila thoghut :D)
  22. Karena itu saya respect sekali dg bang @fahrihamzah, meskipun bbrp hal sy tdk setuju, beliau punya jasa besar bagi keterbukaan da'wah. (Membayangkan ada yg demo "Pancasila thoghut" "pokoknya khilafah" di depan istananya suharto :D)
  23. (Membayangkan ada yg demo di kedubes AS teriak khilafah di zaman suharto :D)
  24. Kebebasan da'wah ini, alhamdulillah kami rebut sendiri, bukan dari keringat dan darah orang lain, untuk kemudian yg keringetan ini dicaci.
  25. Kebebasan da'wah yg kami rasakan tdk kami dapatkan dr darah dan keringat orang lain. tp ikhwah2 kami sendiri yg gagah berani. @fahrihamzah.
  26. Kami bebas teriak syariah atau khilafah krn kebebasan yg kami perjuangkan sendiri, bukan keringat org lain.
  27. Dulu kalian mencaci ikhwah kami yg berjuang menggulingkan rezim, hari ini kalian juga menikmati hasilnya. #menikmatidemokrasitanpasadar
  28. Yang lantang anti pancasila, anti demokrasi baru bisa teriak tentang ke-anti-annya justru saat era nya demokrasi :D
  29. Saya cuma mau bilang #menikmatidemokrasitanpasadar.
  30. Karena yang paling menikmati demokrasi justru mereka yg tersumbat tapi saat dulu tdk berani menggulingkan rezim.
  31. Yang anti demokrasi baru bisa nyaman teriak "demokrasi kufur" "pancasila thaghut" justru di era demokrasi.
  32. Inget zaman mahasiswa demo penggulingan gus dur, pulang babak belur dipukulin polisi. trus dirawat sama ibu mertua krn istri lg KP di jkt.
  33. Sambil ngompres tangan dan kepala saya yg babak belur, ibu mertua nasehatin: "Nak, kalau sudah nikah gak usah demo demo lagi" :D
  34. Resiko nikah sambil kuliah. ibu mertua bilang "inget anak istrimu nak, sudah berhenti demo demo nya" :D
  35. Kami menikmati demokrasi dg sadar, faham dg apa yg harus diambil dan apa yang harus ditolak dr demokrasi.
  36. Makanya waktu demo bareng temen2 FPI di depan kedubes, nostalgia banget.
  37. Salah satu demo paling parah waktu demo bulog gate nya akbar tanjung di depan MA. musuhnya ada 2 : polisi di depan, anak kiri di belakang.
  38. Terus terang sy jd bingung jk ada yg bilang : "ayo revolusi, ayo kudeta", krn dulu mrk skedar menonton penggulingan rezim.
  39. Org ini mengajak revolusi atau kudeta kpd ikhwah yg dulu di KAMMI ... yg mengajak tdk lebih pengalaman dr yg diajak.
  40. Anak2 KAMMI dkk nya turun demonstrasi penggulingan 3 presiden. 2 berhasil dan satu presiden hanya berhasil dibunuh karakternya
  41. Suharto berhasil dilengserkan , Gus Dur diimpeach, dan mega didemo sepanjang pemerintahan, akhinya tdk terpilih di pemilu berikutnya.
  42. Plis jangan bicara revolusi dan kudeta pd mereka yg justru sdh melakukannya.
  43. Saya mau menonton ah, mereka yg teriak revolusi benar benar melakukan revolusi. apa mrk berani dan berhasil? sy menantikannya.
  44. "ayo revolusi" | sok atuh, kami sdh pernah dan skrg mau menonton.
  45. Coba anda bayangkan apa yg ada di benak fahri hamzah dan kawan2 tarbiyah kalo dibilangin gini: "ayo revolusi, jgn cuma di ruang berAC" :D
  46. Saya tebak fahri mikir gini: "ini orang ngomong apa sih, dulu kita demo suharto ente kemane aje, nyinyir doang" :D
  47. Maaf ye, jangan kebanyakan ngomong revolusi dan kudeta, dulu kite gak pake ngomong-ngomong, 2 presiden turun. Buruan kalo mau kudeta.
  48. Maaf agak belagu, agak menggelitik saya liat ada org kyk anak kecil baru denger kosa kata revolusi dan kudeta.
  49. Sok atuh kalau mau kudeta presiden sekarang | kita gak ikutan lagi. alhmdlh, kita dah pernah nyoba demo menurunkan 3 presiden.
  50. Sekian #menikmatidemokrasitanpasadar.
*http://chirpstory.com/li/62103
*http://www.pkspiyungan.org/2013/04/menikmati-demokrasi-tanpa-sadar-by.html
kultwit oleh : @aryasandhiyudha
Mahasiswa Fatih University Turki

Berpikir & berjiwa #besar itu dibangun dari keluarga. Kata 'Ali ra. pola pendidikan anak 3 fase perlakuan: Raja, Tawanan, Sahabat

Fase 1-7 tahun pertama perlakukan bagai Raja. Fase 7-14 tahun perlakukan bagai tawanan perang. Fase 14-dst. perlakukan bagai sahabat. #besar

Ngomel2in anak saat usia 1-7 tahun? bersiap anak-nya sulit berjiwa & berfikir #besar. Pengembangan otak, intuisi & daya cerap korslet :)

Memperlakukan sang dewasa dengan dikte seperti tawanan perang? juga akan membuat potensi #besar-nya terhambat hadir :)

Membebaskan remaja tumbuh 7-14 tahun layaknya Raja atau sebaya? salah #besar, bisa membuatnya permisif <serba boleh>

Pola perlakuan 1-7 tahun bagai Raja. 7-14 tahun bagai tawanan perang. 14-dst. bagai sahabat. bisa terganggu di luar rumah. #besar

Sahabat2 14 tahun ke atas misal, bisa terganggu proses #besar-nya dengan represi senioritas atau tekanan rumah, kantor atau organisasi :-)

Pengembangan jiwa #besar pemuda juga dipengaruhi tempat tinggal sehari-hari, rumah, kos-kosan, asrama, atau lainnya :-)

Usia 1-7 perlu full kasih sayang, 'bentak' atau 'pukul' bisa buat trauma mencipta minder, pengecut atau radikal. #besar

Raja di 1-7 th, mengembangkan optimisme tanpa batas. Kalau ada yg bilang "susah", anak saya suka bilang "Ih, masa ngomong susah" :-) #besar

#besar nya ruang jiwa & kepercayaan diri gapai cita ditata di usia 1-7th. Yg sempit jiwa & pesimis. Kurang besar mandat-nya di masa kecil :)

yg tak berikan penuh mandat Raja saat 1-7th, biasanya tertagih pada fase berikutnya. Saat 7-14 jd sulit disiplin. #besar

Daya khayal VISIoner yg mengembang di usia 1-7 th, ditawan dgn disiplin terbiasa dgn MISI & Agenda di 7-14th. #besar

yg lemah didikan di 7-14th ini, akan punya soalan dgn ketekunan, disiplin, komitmen, spartan, kerja-keras. #besar :-)

Padahal untuk mengalahkan bakat alam & hubungan darah, satu-satunya jalan ialah ketekunan pembelajar. 7-14. #besar

Saat 14 th-dst. inilah masa-nya daya khayal Visioner & daya laksana Misi serta Agenda diuji secara mandiri. Ia menjadi Sahabat. #besar

mari tiupkan cinta pada anak, agar kuncup potensi terkembang jadi bunga karya #besar untuk bangsa & dunia

kita bersyukur 'Ali ra. merumuskan 3 fase itu. Saya hanya mengembangkannya dari nasihat2 ibu sy yg Psikolog juga guru TK :-) @zaenab85

kerap anak2 dibuat takut dgn nilai atau warna "merah" di raport. Padahal tiap tekanan2 psikologis punya dampak bagi #besar jiwa-nya :-)

teringat waktu SD, banyak kawan yg dapat nilai dibawah 5 wajahnya takut. Saya pun jadi ikut takut :-) #besar

Saya pulang ke rumah bawa nilai 3. Sampai di rumah, bapak ibu saya tanya sambil senyum "Berapa dapat nilai?"... #besar

Setelah lihat nilai-nya. Bapak saya bilang "Ah, hebatnya! dapat 3", pasti masih banyak yg dapat 2,1,& O :-) #besar

"Apalagi lihat, kamu benar menjawab soal tersulit!" kata Bapak. Lalu rengut muka anak SD ini hilang jadi tawa :-) #besar

Nilai raport pun bukan ditotal berapa mata pelajaran yg "rendah", tapi cermati mata pelajaran apa yg "rendah". #besar

Sy prnah sedih krn berulang ada pelajaran yg "rendah" nilainy, Bapak bilang. "Ah, pelajaran itu gak ada kaitan dgn hidup kamu!" :-) #besar

Deteksi mata pelajaran-nya, bukan akumulasi yg menyama-ratakan semua. Itu penting, utk mengetahui potensi. #besar

Kisah SteveJobs, MarkZuckerberg, BillGates ajarkan ttg urgensi meninggalkan resah akan ketidaksempurnaan yg tak terkait hidup kita. #besar

Yang membebani fikiran & jiwa kita itu ketidaksempurnaan yg kita bawa resah. Padahal ia tidak terkait dgn jalur utama hidup kita. #besar :-)


Sy minta maaf ke ibu-bapak, krn ga pernah ranking. Bapak bilang, Pemimpin itu selalu diatas rata2 dikit, bukan trpinter & trbodoh :) #besar

Saat mendidik anak, fokus pada anak-nya, bukan pada tekanan-tekanan situasi yg mengepungnya. #besar insya Allah :-)

segitu tuips, secuil elaborasi ttg pendidikan anak berjiwa & berfikir #besar. Moga ada yg SUDI nge chirpystory-kan. Moga manfaat ^_^

---

Tambahan dari @caleeida:

@AryaSandhiyudha pemikiran mas mirip sekali sm pemikiran ayah sy. Beliau selalu bilang. Umur 1-6 tahun km dimanja sm ibu ayahmu

@AryaSandhiyudha umur 7-15 tahun kamu dididik rasa tanggung jawab dan nilai2 kemanusiaan, SMA waktunya diskusi brg2 sm org tua dan lepas SMA

@AryaSandhiyudha tugas kamu yg memanjakan orangtuamu dan di waktu yg sama bisa diskusi dgn org tua ttg semua hal sbg teman.
Sebuah renungan bagi kita semua..,
Kalau kita tinggal di negara empat musim, maka pada musim gugur akan terlihat rombongan burung angsa terbang ke arah selatan untuk menghindari musim dingin. Burung-burung angsa tersebut terbang dengan formasi berbentuk huruf "V". Kita akan melihat beberapa fakta ilmiah tentang mengapa rombongan burung angsa tersebut terbang dengan formasi "V".

Fakta:

Saat setiap burung mengepakkan sayapnya, hal itu memberikan "daya dukung" bagi burung yang terbang tepat di belakangnya. Ini terjadi karena burung yang terbang di belakang tidak perlu bersusah payah untuk menembus “dinding udara” di depannya. Dengan terbang dalam formasi "V", seluruh kawanan dapat menempuh jarak terbang 71% lebih jauh daripada kalau setiap burung terbang sendirian.

Pelajaran:

Orang-orang yang bergerak dalam arah dan tujuan yang sama serta saling membagi dalam komunitas mereka dapat mencapai tujuan mereka dengan lebih cepat dan lebih mudah. Ini terjadi karena mereka menjalaninya dengan saling mendorong dan mendukung satu dengan yang lain.

Fakta:

Kalau seekor burung angsa terbang keluar dari formasi rombongan, ia akan merasa berat dan sulit untuk terbang sendirian. Dengan cepat ia akan kembali ke dalam formasi untuk mengambil keuntungan dari daya dukung yang diberikan burung di depannya.

Pelajaran:

Kalau kita memiliki cukup logika umum seperti seekor burung angsa, kita akan tinggal dalam formasi dengan mereka yang berjalan di depan. Kita akan mau menerima bantuan dan memberikan bantuan kepada yang lainnya. Lebih sulit untuk melakukan sesuatu seorang diri daripada melakukannya bersama-sama.


Fakta:

Ketika burung angsa pemimpin yang terbang di depan menjadi lelah, ia terbang memutar ke belakang formasi, dan burung angsa lain akan terbang menggantikan posisinya.

Pelajaran:

Adalah masuk akal untuk melakukan tugas-tugas yang sulit dan penuh tuntutan secara bergantian dan memimpin secara bersama. Seperti halnya burung angsa, manusia saling bergantung satu dengan lainnya dalam hal kemampuan, kapasitas dan memiliki keunikan dalam karunia, talenta atau sumber daya lainnya.

Fakta:

Burung-burung angsa yang terbang dalam formasi ini mengeluarkan suara riuh rendah dari belakang untuk memberikan semangat kepada burung angsa yang terbang di depan sehingga kecepatan terbang dapat dijaga.

Pelajaran:

Kita harus memastikan bahwa suara kita akan memberikan kekuatan. Dalam kelompok yang saling menguatkan, hasil yang dicapai menjadi lebih besar. Kekuatan yang mendukung (berdiri dalam satu hati atau nilai-nilai utama dan saling menguatkan) adalah kualitas suara yang kita cari. Kita harus memastikan bahwa suara kita akan menguatkan dan bukan melemahkan.

Fakta:

Ketika seekor burung angsa menjadi sakit, terluka, atau ditembak jatuh, dua burung angsa yang lain akan ikut keluar dari formasi bersama burung angsa tersebut dan mengikutinya terbang turun untuk membantu dan melindungi. Mereka akan tinggal dengan burung angsa yang jatuh itu sampai ia mati atau dapat terbang lagi. Setelah itu mereka akan terbang dengan kekuatan mereka sendiri atau dengan membentuk formasi lain untuk mengejar rombongan mereka.

Pelajaran:

Kalau kita punya perasaan, setidaknya seperti seekor burung angsa, kita akan tinggal bersama sahabat dan sesama kita dalam saat-saat sulit mereka, sama seperti ketika segalanya baik.

Jadi apa keuntungan yang kita dapat dari perdebatan takberujung karena perbedaan? Bukankah lebih baik kita bahu membahu saling mengisi kekurangan kita? Mencari solusi terbaik bersama-sama disaat kita berbeda pandangan? Ingatlah kawan, bangsa ini bukan hanya milik kita tapi milik penerus & keturunan kita juga. Akankah kita mewariskan bangsa ini pada penerus kita bangsa yang carut marut tanpa arti? Jawabannya ada pada sahabat sekalian.
"Burung angsa pun bisa melakukannya, bagaimana dengan kita, sahabat?"

Semoga filosofi ini bermanfaat buat kita semua.

Terimakasih telah membaca,... Salam Motivasi.